Jambi, fakta.pro – Beberapa waktu lalu, masyarakat di kejutkan dengan penggeledahan tempat usaha dan kediaman mantan Jampidsus Kejagung RI, Febrie Adriansyah oleh tim dari Mabes Polri.
Sebelumnya pun, ada beberapa hakim, panitera dan termasuk anggota Polri terlibat dalam masalah hukum. Ada terlibat kasus pemerasan, narkoba penyuapan dan lain sebagainya.
Akibat dari ulah segelintir oknum penegak hukum tersebut, masyarakat semakin antipati dan hilang kepercayaan terhadap penegakan hukum.
Sebisa mungkin masyarakat menghindari diri persoalan hukum.”Waduh jangan sampai bang kita berurusan dengan hukum. Hindari kalo bisa.Nanti urusannya ribet dan pastinya mengeluarkan banyak biaya,’tutur Yanto warga Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu.
Yang menjadi pertanyaan banyak masyarakat, oknum APH itu kan tahu hukum kok bisa-bisanya terlibat dalam perbuatan melawan hukum.
“Banyak contoh kasus pemerasan, beking judi online, beking pengusaha bermasalah, waduh pokoknya di berbagai lini mereka ada. Ujung-ujungnya mereka minta imbalan yang tidak sedikit,’ucap Harman warga Kota Jambi.
Jadi menurut Harman, untuk kembali menimbulkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia cukup berat.
Terlebih kasus APH yang terlibat permasalahan hukum hampir setiap tahun ada saja.
‘”Harus kerja keras untuk mengembalikan kepercayaan publik. Dan tidak semudah membalikkan telapak tangan,”tandas Harman.(,Ono)




